Categories
Original Writing Translations

Melawan Teror dari RUU Antiterorisme

A translation of our piece “Against the Terror of Anti-Terror” by Malaginoo into Bahasa Indonesian. Translated by Ishtar Jawa at Rimpang.

Teks Asli: Against the Terror of Anti-Terror
Ditulis oleh: Malaginoo
Diterjemahkan oleh: Ishtar Jawa
Terjemahan diterbitkan oleh: Rimpang


Pemerintah Filipina semakin menunjukkan wajah aslinya: sebuah entitas opresif, non-demokratis yang hanya siap melindungi dan melayani kepentingan mereka yang berkuasa, kaya, dan berprivilese. Sebelum ada obrolan mengenai lockdown dan karantina semasa pandemi COVID-19 ini, sebenarnya sudah mulai terdengar desas-desus pembaharuan dari UU Keamanan Filipina yang berusaha mendefinisikan apa itu tindak terorisme. Setelah berhari-hari dan berminggu-minggu melobi sana-sini, mencari perhatian media, dan menandai semua orang sebagai komunis (red-tagging), akhirnya kongres merilis RUU Antiterorisme.1

  1. Neil Arwin Mercado, “Longer warrantless detention among features of Lacson anti-terror bill.” Philippine Daily Inquirer. October 02, 2019. https://newsinfo.inquirer.net/1172687/longer-warrantless-detention-among-features-of-lacson-anti-terror-bill []